Friday, April 1, 2011

alasan untuk jiwa

Alhamdulillah, sekali lagi diri ini diberikan peluang untuk menulis ..eyh eyh ehem, dah bulan April dah. cepat sangat ney masa berlalu. belum sempat nak study pape lg, ttbe jadual final exam dah keluar. tapi kalau difikirkan balik, masa yang tak mencukupi atau kita yang tak menghargai masa?

Kan senang kalau semua benda terjadi cuma dengan pengharapan? Betapa besarnya harapan kita pada sesuatu, begitulah juga keinginan kita terhadap sesuatu. Kalaulah semua maksud tercapai asalkan punya harapan yang kuat, dunia apa yang akan kita dapat nanti? Kau mesti dapatkankannya semata-mata sebab kau lebih mengharapkannya. Kau pulak tak dapat sebab kau kurang usaha, sebab kau kurang harapan.

Kalau macamni la gamaknye, yang berjaya cuma mereka yang betul2 berusaha untuk kejayaan dan bukan mereka yg opurtunis yang licik mencari peluang. Jika ini cara yg terbaik, mereka yg tertindas akan menang dan yang berdosa akan kesusahan. Dan kalau inilah cara yang sepatutnya, orang2 yang betul2 layak jadi ibu bapa akan dapat anak dan bukan orang2 yang cuma akan membuang anak kandungan disisir jalan. Atau lagi orang2 yang bahagia dalam bercinta cumalah orang2 yang tidak akan mensia-siakan cintanya dan bukan orang2 buta yang tak reti nak mensyukuri nikmat didepan mata.

Apa yang kita diajarkan selama ney yang baik tu bahagia, yang tua itu yang dahulu atau yang berusaha itu yang akan mendapatkan...memang benar. tapi yang pasti, aku belajar melalui pengalaman, dunia ney bukan tempat untuk mendapatkan keadilan, bukan tempat menemukan kesenangan dan pasti bukan tempat untuk menikmati kerehatan. Dari pada subject science yg aku belajar, tak semua akan menurut ideal dunia, dunia itu dynamic. Dynamic nya dunia itu tak menurut ideal.

Tapi kadangkala, aku hanya mampu berharap, tanpa mampu melakukan apa2. Aku yakin, keadilan itu pasti ada, cuma relativiti masa itu sangat menggugat kesabaran yang ada. Tak mengapa, Allah kan ada. Aku kan ada Allah. Andainya memang milik kita, tiada siapa lagi yang boleh n sanggup menidakkannya. Sekarang cuma tinggal untuk berdoa dan letak pengharapan padaNya, agar harapan kita sama dengan apa yang menjadi rezeki kita pada akhirnya. InsyaAllah..

No comments: